Minggu, 03 Juni 2012

RUMAH DITEPI LAUT


aku tahu, ya aku tahu..!!
jika aku keluar, sungai menelanku..
inilah takdirku, hari ini aku pasti mati..!!
tapi tidak, kekuatan jiwa kan mengatasi segalanya
ada beribu rintangan, ku akui itu
tak kan ku keluar
jika harus mati, biarlah terjadi di gua ini...
peluru, apakah yang dapat ia lakukan
jika takdirku adalah mati tenggelam..??
tapi, kan kukalahkan takdir itu
kekuatan jiwa kan mengalahkannya..
mati..?? tentu saja..!!
tapi di tembusi peluru, di robek banyonet..??
TIDAK..!!
tenggelam, tidak..!!
kenangan kan mencatat namaku abadi
aku melawan..!!!
aku mati melawan..!!
di tulis pada 17 januari 1947
saat ia berumur 18 tahun
Ernesto”Che” Guevara

Soekarno Bukan Mitos Tapi Pemikiran...!!!


Salah satu kesalahan terbesar Sukarno adalah ia terlalu tebar pesona, terlalu punya daya tarik kharismatis, sehingga jutaan orang hanya melihat personifikasi Sukarno, bukan alam pikiran Sukarno. Tebar pesona Sukarno inilah yang kemudian melahirkan mitos-mitos omong kosong.

Padahal alam pikiran Sukarno, adalah alam pikiran puncaknya manusia Indonesia baru, ia mampu menjangkau masa depan peta ekonomi politik dunia dengan analisa Geopolitiknya, ia bisa membangun strategi dasar pengembangan manusia secara rinci lewat tatanan yang disebut ideologi Pancasila yang bila ditelaah Pancasila adalah sebuah rangkaian step by step tentang sejarah perkembangan pendewasaan pikiran dan hati manusia yang dikorelasikan dengan perkembangan sejarah masyarakat, ketika Marx hanya berpusar pada sejarah masyarakat dan letak inti sejarah masyarakat, Sukarno lebih dalam lagi ia masuk ke dalam alam manusia dan bagaimana manusia bereaksi terhadap sejarah masyarakat, karena kepandaian menganatomi itulah Sukarno dengan pandai menggerakkan arah sejarah dunia, bahkan JF Kennedy secara terang-terangan mengaku di depan kabinetnya bahwa dia berguru pada Sukarno dan menggebrak meja pada CIA yang ingin mengerjai Sukarno, di bawah pengaruh Sukarno pula Kennedy mendirikan Peace Corps sebagai cikal bakal gerakan perdamaian yang digerakkan pemuda Internasional. Salah seorang anggota Peace Corps adalah Bill Clinton salah seorang yang nantinya jadi Presiden Amerika Serikat.

Bung Karno juga memberikan sodoran tentang pergolakan sejarah yang menuju pada ekonomi Asia Pasifik. Bagi Sukarno, ini ia tulis di tahun 1930-an dalam surat kabar di Bandung, dengan nama samaran Bima. "Bahwa Asia-Pasifik akan jadi pusat-nya dunia, perang lautan teduh adalah babak pembuka Kemerdekaan Asia Raya. Kelak Eropa hanya jadi benua tua yang sakit-sakitan sementara Asia Pasifik akan tumbuh bak gadis molek yang menghantui setiap pikiran lelaki" disini Sukarno sudah meletakkan pandangan geopolitiknya yang amat menjangkau masa depan. Terbukti sekarang Asia Pasifik jadi rebutan antara Amerika Serikat dan Cina, dan perang beneran kemungkinan akan meletus karena Cina sudah memperkuat armadanya di laut Nanyang (Laut Selatan Cina) sementara Amerika Serikat sudah membuka armada siap tempur di Darwin Australia.

Padahal Bung Karno sudah mempersiapkan Indonesia menjadi negara dengan kekuatan armada laut terbesar di Asia Pasifik, ia akan menjadikan Biak sebagai "Armada Laut tanpa tanding" di Asia Pasifik itu obsesi utama Bung Karno, karena obsesi inilah KKO di Indonesia menganggap Sukarno seperti separuh dewa, banyak orang KKO yang bertaruh mati membela Sukarno saat Bung Karno ditikam Harto di tahun 1966-an termasuk Letjen KKo Hartono yang mati misterius dan namanya kini menjadi nama jalan utama di Markas Marinir Indonesia di Cilandak Jakarta Selatan. Atau dua serdadu KKO yang digantung Lee Kuan Yew di Singapura, rela digantung demi keagungan nama bangsanya di depan dunia Internasional.

Bung Karno juga adalah pioneer terhadap perkembangan pemikiran revolusi di Amerika Latin. Mustahil bagi Castro berani memberontak tanpa membaca sejarah pembebasan negara-negara kolonial tanpa membaca apa yang terjadi di Asia. Castro membaca pergerakan kemerdekaan di Indonesia saat ia bersekolah di New York tahun 1947, kepindahan Castro ke New York karena ia menghindari kejaran orang-orang Rafael Trujillo dari Dominika karena Castro berusaha menggulingkan klan Trujillo dari Dominika. Di New York ia hanya menghabiskan waktu membaca buku-buku dan jurnal politik, salah satu yang menjadi minatnya setiap kali ke perpustakaan New York adalah membaca jurnal yang dibuat ahli riset Cornell tentang berita perkembangan revolusi di Indonesia, Castro dengan mata kepalanya sendiri melihat demonstrasi di selasar pertokoan New York kaum buruh Amerika berdemo menuntut kemerdekaan Indonesia.

Suatu saat Castro membeli majalah LIFE dan membaca profil Sukarno, disini ia kemudian terobsesi pada Sukarno. Sama seperti Sukarno, Castro bisa berjam-jam lamanya pidato. "Anda-lah yang membuka mata kepala saya tentang arti Revolusi, tentang bagaimana dunia bergerak menuju pembebasan manusia, anda-lah orang yang dari jauh mengajari saya bagaimana memimpin manusia untuk sadar akan pembebasan dirinya" kata Castro di tahun 1960 saat Bung Karno mengunjungi Kuba.

Pada tahun 1961 JF Kennedy mengalami kesalahan fatal karena mengikuti nasihat politik orang-nya Eisenshower yang kepala batu soal Kominis, mereka menyarankan Kennedy mempersenjatai Imigran Kuba dengan senjata lengkap dan dibantu pasukan khusus Amerika Serikat. Gerakan itu diberi kode namanya 'Operation Mongoose' atau kemudian dikenal sebagai 'Invasi Teluk Babi'. Gerakan ini dirancang sangat rapi, tapi entah kenapa salah seorang petinggi militer salah ucap sehingga seorang wartawan AS menulis sebuah artikel yang memuat kemungkinan rencana serangan itu. Castro membaca dan mengantisipasinya. Operasi Teluk Babi adalah operasi kegagalan militer yang amat memalukan, untuk ngilangin malu Kennedy mempersiapkan misil-nya di Turki dan mengarahkan ke Sovjet Uni. Kesal dengan tindakan AS itu, Moskow mengirimkan beberapa puluh rudal berhulu nuklir ke Kuba dan mengarahkannya ke Amerika Serikat. Tak banyak yang tau bahwa yang repot disini adalah orang Indonesia bernama Subandrio yang saat itu bertugas Menteri Luar Negeri merangkap sebagai Waperdam, Sukarno memerintahkan Bandrio untuk membuka saluran telpon langsung baik ke Khruschev, Castro dan Kennedy. Lobi-lobi Sukarno ini sedikit banyak meredam konflik misil nuklir yang dipasang di Turki dan Kuba. Tapi ini yang dikerjakan Sukarno sangat rahasia, karena baik Sovjet Uni maupun Amerika Serikat hanya menarik senjata misil bukan menghentikan konflik, tapi tanpa pengaruh Sukarno maka rakyat seluruh dunia akan bersembunyi di bunker-bunker baja, peradaban dunia hancur total, mungkin banyak orang yang berusia lanjut masih mengingat tentang krisis nuklir itu.

Kennedy berterima kasih pada Sukarno, dan menjadi sahabat Sukarno paling dekat. Pikiran-pikiran Sukarno tentang Internasionalisme diterjemahkan dengan menitikberatkan aspek kemanusiaan, lalu sejak itu pandangan Partai Demokrat selalu berbasis pada soal kemanusiaan, HAM dan kebebasan manusia beda dengan Partai Republik yang cenderung berpandangan politik konservatif.

Inilah secuplik pikiran raksasa Sukarno dan pengaruhnya bagi dunia Internasional, perkara Sukarno senang main perempuan, senang bernyanyi walaupun suaranya sember, mampu berpidato dan membuat jutaan orang mematung mendengarkan pidatonya dalam panas dan hujan, atau seluruh kota dan kampung sepi menunggu pidato Sukarno itu adalah soal lain, soal pesona dan banyak orang Indonesia hanya terjebak pada pesona Sukarno saja, lalu menjadikan Sukarno dewa tanpa isi, menjadikan Sukarno sejarah tanpa pemikiran, tapi hanya puja dan puji yang tak jelas. Begitu juga mereka yang berpikiran kecil, yang tak pernah sekalipun membaca detil pemikiran Sukarno, membaca dialektika dunia saat itu, zeitgeist dunia saat itu, hanya terjebak pada personifikasi Sukarno dengan komentar amat rendahan. Mencaci maki Sukarno sebatas fisik dan prasangka akan kediktatorannya.

Padahal untuk membaca tokoh sejarah, pertama-tama harus membaca alam pikirannya, lalu alam tindakan. Tanpa kedua itu kita terjebak pada alam personifikasi, seperti hal-nya kita hanya menyukai senyum Suharto tanpa melihat substansi kekuasaan Suharto, melihat gairah Bung Karno yang doyan perempuan tanpa melihat substansi arah kekuasaa Sukarno, melihat tangis SBY tanpa melihat substansi kekuasaan SBY arahnya kemana.

Ketika kita berpikiran kecil dan dungu, maka kita hanya senang melihat lukisan Sukarno yang jantungnya berdegup-degup di Blitar, sampai ribuan orang mengantri untuk melihat lukisan itu, ketimbang di sekolah-sekolah dan fakultas-fakultas politik, ekonomi, Sosial dan Budaya membuat kurikulum tersendiri soal "Pemikiran Sukarno".

Sudah saatnya generasi muda dikenalkan pemikiran Sukarno, bukan mitos Sukarno. Karena pemikiran Sukarno adalah yang menggerakkan sejarah seperti Castro menumbangkan Batista, ataupun Kennedy membentuk Peace Corps ketimbang Mitos Sukarno yang hanya memenuhi ruangan dengan dupa, asap menyan dan lukisan Sukarno setinggi dua meter.

Sukarno bukan Mitos, tapi Pemikiran...!!!

dikutip dari ANTON DH NUGRAHANTO

S.O.S (save our soul)

S.O.S (save our soul)
Bondan & Fade 2 Black

are you ready for changes??(wake up everyone!!)
Prepare your self!


terhimpit pelik strata kasta manusia
masih terjepit lingkungan hitam membuai mata
mereka masuk, melesat, menyebar
dari akar sisa generasi yang tersebar

entah kemana kan ku bawa diriku pergi
karena ku terjebak dalam sistem industri
lahir, sekolah, bekerja, mati
sistem hidupku berpatok pada materi

Oy..kobarkanlah api perjuangan
siapa kuat, tancapkan kaki dialah yang bertahan
jangan mundurkan jengkal langkahmu hey, kawan
bersiaplah tuk suatu fase perubahan

Wake up everyone, coz now it's time to face the revolution

SAVE OUR SOUL..we need a new word
SAVE OUR SOUL..ready for changes
SAVE OUR SOUL..
Prepare your self for (REVOLUTION) 2X


ready for everything, It's a MUST!
ready for fighting, It's a MUST!
prepare for something..something to prepare
Whole in da wall?? just save our soul

Wake up everyone, coz now it's time to face the revolution


SAVE OUR SOUL..we need a new word
SAVE OUR SOUL..ready for changes
SAVE OUR SOUL..
Prepare your self for (REVOLUTION) 2X

Sabtu, 02 Juni 2012

Cinta itu,,,

 
(dari sarang kupu biru)

Cinta itu,,,

Cinta itu imajinasi
Cinta itu chemistry
Cinta itu dua hati
Cinta itu kata hati
Cinta itu nurani
Cinta itu magic
Cinta itu yg terbaik
Cinta itu memory
Cinta itu lagu
Cinta itu puisi
Cinta itu tak tergambarkan
Cinta itu memberi
Cinta itu toleransi
Cinta itu kamu aku
Cinta itu rasa
Cinta itu dalam
Cinta itu didada
Cinta itu jiwa
Cinta itu percaya
Cinta itu setia
Cinta itu ada
Cinta itu air
Cinta itu udara
Cinta itu berkorban
Cinta itu keyakinan
Cinta itu kemuliaan
Cinta itu agung
Cinta itu Tuhan.

Tuhan Sembilan Senti

Tuhan Sembilan Senti

Oleh: Taufiq Ismail



Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran, di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Islam my way of life



Ucapan yang paling berbobot adalah Allah swt
Kidung terindah adalah Adzan
Aksara Terbaik adalah rangkaian ayat di Al Qur'an
Gerak paling menyehatkan adalah Shalat
Kebersihan paling menyegarkan adalah Wudhu
Perjalanan terindah adalah Naik Haji dan mendapatkan berkah dari Allah swt
Renungan terbaik adalah ketika engkau mengingat dosamu
Diet paling sempurna adalah Puasa..............

Bersyukurlah pada Allah swt karena dalam Islam kita didisiplinkan untuk menjadi manusia dan memanusiakan kemanusiaan.